Monthly Archives: June 2016

Cara Promosi Tas agar Banyak Pembeli

promosi tas

Tas merupakan salah satu koleksi yang saat ini diminati banyak orang terutama bagi kaum wanit. Wanita bisa dikatakan lebih sering membawa tas di saat berpergian karena untuk membawa berbagai peralatan yang dibutuhkan seperti make up, baju, buku, dan barang lainnya. Meskipun tas merupakan salah satu hal yang menjadi kebutuhan pokok wanita saat ini, tapi bagi para penjual tas banyak yang mengeluh karena tas yang mereka jual banyak tidak laku. Jika tas yang mereka jual tidak laku, sudah pasti tidak ada pemasukan dari penjual yang mereka kelola. Adapun dimana saat tas-tas akan laris pembeli yaitu di saat akan memasuki tahun ajaran baru. Ini dikarenakan tidak hanya wanita saja yang membeli, tapi anak sekolah juga ingin tambil beda salah satunya dengan menggunakan tas baru. Jika telah lewat tahun ajaran baru, para penjual tas akan mulai gelisa karena pembeli akan sepi. Laku 1 tas dalam sehari saja para penjual tas sudah bersyukur. Maka dari itu, sebagai penjual tas di saat telah habis tahun ajaran baru, harus bisa mencari ide untuk bisa membuat tas-tas yang mereka jual banyak pembeli. Apakah Anda termasuk salah satu penjual tas ? Jika Anda termasuk dan ingin membuat tas Anda banyak pembeli, ada beberapa cara untuk promosi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan. Adapun cara itu sebagai berikut.

Tawarkan harga yang bersahabat

Harga merupakan salah satu penyebab seseorang tidak ingin membeli tas. Orang akan berpikir dua kali jika harus membeli tas dengan harga yang tinggi sehingga pastinya orang tidak ingin membeli tas. Oleh karena itu, jika Anda ingin tas yang Anda jual banyak pembelinya, maka adapun cara yang harus dilakukan dengan cara memberikan tawaran harga yang bersahabat. Contoh, ketika ada konsumen yang membeli tas dalam jumlah tertentu, maka berikanlah potongan harga.  Dengan Anda menawarkan harga yang bersahabat, pastinya menjadi daya tarik pembeli untuk membeli tas. Tidak ada salahnya Anda menjual dengan harga murah tapi tidak rugi, daripada Anda menjual dengan harga yang mahal, tapi tidak ada yang membeli.

Berikan bonus

Cara promosi selanjutnya untuk membuat tas Anda banyak pembeli yaitu dengan memberikan bonus. Sudah tidak asing lagi bahwa bonus menjadi daya tarik dari pembeli, oleh karena itu tawarkanlah bonus pada konsumen. Anda bisa memberikan tawaran bonus berupa potongan harga atau juga dengan memberikan hadiah. Anda bisa memberikan bonus berupa dompet atau juga tas jika konsumen membeli tas lebih dari satu. Begitu juga dengan Anda menjual baju grosir batik, tawarkan juga bonus untuk menarik minta pembeli. Anda bisa memberikan bonus 1 buah baju batik jika konsumen membeli baju grosir dalam jumlah banyak. Semakin besar bonus yang Anda tawarkan, maka semakin banyak pembeli.

Janjikan layanan purna jual

Selanjutnya untuk membuat banyak pembeli tas Anda, Anda bisa memberikan janji layanan purna jual pada konsumen. Layanan purna jual merupakan salah satu cara untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen. Anda bisa memberikan tawarkan pada konsumen jika tas yang mereka beli dalam 1 minggu rusak, maka Anda memperbolehkan konsumen untuk mengembalikan dengan menganti tas yang baru atau dengan cara memberikan garansi pada produk yang akan dibeli. Selain tas, bisnis grosir sepatu murah juga bisa menggunakan cara ini untuk membuat banyak pembeli.

Demikianlah cara promosi yang dapat Anda lakukan untuk menarik minat pembeli. Dengan begitu, maka banyak para pembeli yang akan membeli tas Anda.

 

 

Baju yang Dijual Tak Kunjung Laku? Lakukan Ini

Baju yang tidak kunjung laku bukan disebabkan karena problem di baju itu sendiri yakni modelnya yang ketinggalan zaman, harganya yang relatif mahal, atau bahannya yang panas melainkan bisa karena minimnya informasi yang diterima konsumen akan keunggulan baju, display yang tidak tepat, atau pelayanan yang kurang maksimal.

Bisnis Baju SuksesSegala bisnis termasuk bisnis baju pun memiliki resiko. Tidak kunjung laku, salah satu resiko yang bakal dihadapi dalam berbisnis baju. Kalau sudah begitu, tentu tidak ada pemasukan bagi bisnis. Stok gudang pun tidak bisa diganti & bertumpuk. Jika dibiarkan, lama-lama resiko ini jelas bakal membuat bisnis gulung tikar karena modal tertahan pada baju yang ada di toko dan baju yang bertumpuk di gudang. Untuk itu, Anda sebagai pebisnis baju perlu memiliki terobosan agar baju laku keras. Bagaimana caranya? Di antaranya…

Lakukan lelang/berikan diskon besar-besaran  

Bukan hanya barang mewah seperti rumah, mobil, perhiasan, dll yang bisa dilelang, baju juga bisa dilelang. Gunakan toa untuk menarik perhatian banyak orang ke toko baju Anda. Kalau harga baju tersebut pasarannya IDR 250 ribu, Anda bisa mulai lelang dengan harga IDR 200 ribu. Kalau tak kunjung pula konsumen tertarik, turunkan harga jadi IDR 220 ribu, dan begitu seterusnya hingga ada konsumen yang tergiur. Di samping lelang, teknik lain yang bisa digunakan adalah dengan memberikan diskon besar-besaran mulai dari 10%, 30%, 50%, 50+20%, 70%, 70+20%, dst. Mendengar kata diskon, tak sedikit orang yang tertarik. Manfaatkan kesempatan ini untuk membuat mereka tidak hanya berkunjung tetapi juga membeli. Lelang atau pemberian diskon memang akan membuat Anda mengalami kerugian, tapi ini jauh lebih baik ketimbang harus membiarkan baju di toko & di gudang menumpuk karena dana tidak dapat diputar lagi untuk mendapatkan keuntungan.

Maksimalkan promosi  

Baju yang tidak laku bukan hanya karena disebabkan oleh modelnya yang tidak tren lagi, warnanya yang pudar, atau harganya yang mahal, melainkan juga bisa disebabkan lantaran banyak konsumen yang tidak tahu akan keberadaan baju tersebut. Hal ini bisa dipicu karena Anda kurang melakukan promosi. Untuk itu, ambil inisiatif untuk memaksimalkan promosi sehingga keunggulan dari baju yang Anda tawarkan dapat diketahui oleh banyak orang. Sosial media seperti Twitter, Facebook, LinkedIn, Youtube, dll, menjadi media promosi yang efektif dan efisien yang bisa Anda manfaatkan. Pertama, belakangan demam sosial media melanda semua kalangan di segala usia. Kedua, pembuatan akun sosial media pun gratis. Hanya saja, Anda harus punya sosial media marketing tools untuk bisa memantau pengunjung potensial, menyaring komentar negatif, dan lain sebagainya.

Ubah display

Display baju yang kurang tepat juga bisa menjadi pemicu baju tak kunjung laku. Lantas, apa yang bisa dilakukan dengan display baju agar laku? Kalau semula display baju dilipat, sekarang display baju dengan memanfaatkan patung. Baju yang dipasang di patung terkadang terkesan menarik bagi konsumen untuk mendekat bahkan membeli. Alternatif lainnya adalah dengan rolling tempat peletakan yang mana baju yang semula berada di di belakang bisa diletakkan di depan dekat pintu masuk atau yang semula posisinya di bawah bisa diletakkan di bagian atas. Terkesan sepele, tapi nyatanya display baju sangat berperan penting untuk menarik konsumen melakukan pembelian baju.

Di samping itu, sebaiknya koreksi soal pelayanan yang telah Anda berikan apakah dirasa telah memuaskan atau belum. Untuk mengetahuinya, Anda bisa melakukan riset kecil ke beberapa konsumen. Jika dirasa belum memuaskan, sebaiknya perbaiki. Sejatinya, ketertarikan konsumen untuk melakukan pembelian pertama bahkan pengulangan pembelian dipicu lantaran layanan yang memuaskan sehingga serasa dipedulikan.